Tes Kemampuan Akademik (TKA) menjadi salah satu asesmen yang dapat digunakan untuk memberikan gambaran capaian akademik siswa secara terstandar. Dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia jenjang SMA, kemampuan yang diuji tidak hanya berkaitan dengan memahami arti sebuah bacaan, tetapi juga bagaimana siswa mampu menganalisis, menyimpulkan, dan mengevaluasi informasi yang terdapat di dalam teks.
Berdasarkan kerangka asesmen resmi, TKA Bahasa Indonesia SMA berfokus pada keterampilan membaca. Teks yang digunakan dapat berupa teks informasi tunggal maupun jamak serta teks fiksi. Soal juga dapat menuntut siswa memahami informasi eksplisit, menemukan informasi tersirat, hingga mengevaluasi gagasan dan penggunaan bahasa penulis.

Karena itu, persiapan TKA sebaiknya tidak hanya dilakukan dengan menghafalkan teori Bahasa Indonesia. Siswa juga perlu terbiasa membaca teks yang relatif panjang, menemukan hubungan antargagasan, membedakan fakta dan opini, memahami makna kata berdasarkan konteks, serta menilai ketepatan penggunaan bahasa.
Table of Contents
Toggle20 Prediksi Soal TKA Bahasa Indonesia SMA 2026
Teks untuk Soal Nomor 1–5
Bacalah teks berikut!
Perkembangan kecerdasan buatan membawa perubahan dalam proses pembelajaran. Teknologi ini dapat membantu siswa menemukan informasi, membuat rangkuman, dan memperoleh penjelasan mengenai materi yang belum dipahami. Di sisi lain, kemudahan tersebut menimbulkan tantangan baru. Siswa dapat menjadi terlalu bergantung pada teknologi apabila setiap tugas diselesaikan tanpa melalui proses berpikir mandiri.
Penggunaan kecerdasan buatan dalam pendidikan karena itu perlu diiringi literasi digital. Siswa perlu memahami bahwa teknologi seharusnya menjadi alat bantu, bukan pengganti proses belajar. Ketika memperoleh informasi dari sistem digital, siswa juga perlu memeriksa kembali sumber dan kebenarannya.
Sekolah mempunyai peran penting dalam membangun kebiasaan tersebut. Guru tidak hanya dapat mengajarkan cara menggunakan teknologi, tetapi juga membimbing siswa untuk mempertanyakan, membandingkan, dan mengevaluasi informasi. Dengan demikian, kemajuan teknologi dapat dimanfaatkan tanpa mengurangi kemampuan berpikir kritis siswa.
1. Gagasan utama teks tersebut adalah ….
A. kecerdasan buatan harus dilarang digunakan di sekolah
B. perkembangan teknologi membuat guru tidak lagi diperlukan
C. penggunaan kecerdasan buatan dalam pendidikan perlu disertai kemampuan literasi digital dan berpikir kritis
D. seluruh tugas sekolah dapat diselesaikan menggunakan kecerdasan buatan
E. siswa lebih memahami teknologi dibandingkan guru
Jawaban: C
Pembahasan: Teks tidak menolak penggunaan kecerdasan buatan. Penulis justru menekankan pentingnya penggunaan teknologi secara bijak dengan tetap mempertahankan kemampuan berpikir kritis.
2. Berdasarkan teks tersebut, risiko penggunaan kecerdasan buatan tanpa kontrol adalah ….
A. siswa tidak dapat mengakses informasi
B. siswa berpotensi terlalu bergantung pada teknologi
C. sekolah tidak membutuhkan internet
D. teknologi menjadi semakin sulit digunakan
E. guru kehilangan seluruh sumber pembelajaran
Jawaban: B
Pembahasan: Paragraf pertama secara langsung menyebutkan kemungkinan siswa terlalu bergantung pada teknologi jika tugas diselesaikan tanpa proses berpikir mandiri.
3. Makna kata “mengevaluasi” dalam konteks paragraf terakhir paling tepat adalah ….
A. menghafalkan
B. menyebarkan
C. menyalin
D. menilai
E. menghilangkan
Jawaban: D
Pembahasan: Dalam konteks tersebut, mengevaluasi informasi berarti menilai informasi berdasarkan ketepatan atau kebenarannya.
4. Pernyataan yang paling sesuai dengan sikap penulis adalah ….
A. menolak seluruh teknologi dalam pendidikan
B. menerima teknologi tanpa mempertimbangkan risikonya
C. mendukung pemanfaatan teknologi secara kritis dan bertanggung jawab
D. menganggap teknologi selalu memberikan informasi benar
E. menganggap literasi digital tidak diperlukan siswa
Jawaban: C
Pembahasan: Nada penulis bersifat objektif dan kritis. Penulis mengakui manfaat teknologi sekaligus mengingatkan risikonya.
5. Simpulan yang paling tepat berdasarkan teks adalah ….
A. kecerdasan buatan harus menggantikan seluruh metode pembelajaran
B. teknologi akan membuat proses pendidikan semakin buruk
C. penggunaan teknologi perlu dibatasi hanya untuk guru
D. kecerdasan buatan dapat mendukung pembelajaran jika digunakan secara kritis dan bertanggung jawab
E. kemampuan berpikir kritis tidak berkaitan dengan penggunaan teknologi
Jawaban: D
Teks untuk Soal Nomor 6–10
Bacalah teks berikut!
Ruang terbuka hijau memiliki fungsi penting bagi kawasan perkotaan. Keberadaan pepohonan dapat membantu memberikan keteduhan dan memperbaiki kenyamanan lingkungan. Selain memiliki fungsi ekologis, ruang terbuka juga menyediakan tempat bagi masyarakat untuk berolahraga, berinteraksi, dan melakukan berbagai kegiatan sosial.
Namun, pembangunan ruang terbuka hijau tidak cukup hanya dengan menyediakan lahan. Pemerintah juga perlu memperhatikan akses, fasilitas, keamanan, serta pemeliharaannya. Taman yang luas tetapi sulit dijangkau masyarakat tidak akan memberikan manfaat secara optimal.
Oleh sebab itu, pengembangan ruang terbuka hijau sebaiknya menjadi bagian dari perencanaan kota yang berkelanjutan. Keberhasilannya tidak hanya diukur berdasarkan luas lahan, tetapi juga berdasarkan seberapa besar ruang tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.
6. Ide pokok paragraf kedua adalah ….
A. seluruh taman harus dibangun di pusat kota
B. pembangunan ruang terbuka hijau perlu memperhatikan aspek selain luas lahan
C. pemerintah harus membangun taman seluas mungkin
D. masyarakat tidak membutuhkan taman kota
E. taman hanya berfungsi sebagai tempat olahraga
Jawaban: B
7. Hubungan antara paragraf pertama dan kedua adalah ….
A. paragraf kedua menyangkal seluruh isi paragraf pertama
B. paragraf pertama menjelaskan manfaat, sedangkan paragraf kedua menjelaskan hal yang perlu diperhatikan dalam pengelolaannya
C. kedua paragraf membahas dua topik yang tidak berkaitan
D. paragraf kedua mengulang seluruh paragraf pertama
E. paragraf pertama merupakan simpulan paragraf kedua
Jawaban: B
8. Pernyataan berikut yang merupakan opini adalah ….
A. ruang terbuka hijau menyediakan tempat untuk beraktivitas sosial
B. taman dapat digunakan masyarakat untuk berolahraga
C. pengembangan ruang terbuka hijau sebaiknya menjadi bagian dari perencanaan kota berkelanjutan
D. ruang terbuka hijau dapat memiliki pepohonan
E. masyarakat dapat melakukan kegiatan di taman
Jawaban: C
Pembahasan: Kata sebaiknya menunjukkan rekomendasi atau penilaian penulis.
9. Kata hubung “Oleh sebab itu” pada paragraf terakhir menunjukkan hubungan ….
A. perbandingan
B. pertentangan
C. sebab-akibat
D. penambahan
E. pilihan
Jawaban: C
10. Pernyataan yang paling mewakili keseluruhan isi teks adalah ….
A. taman kota hanya dibutuhkan untuk memperindah kota
B. ruang terbuka hijau perlu dirancang dan dikelola agar memberikan manfaat ekologis dan sosial
C. seluruh lahan perkotaan harus diubah menjadi taman
D. luas taman merupakan satu-satunya ukuran keberhasilan
E. fasilitas taman lebih penting daripada lingkungan
Jawaban: B
Soal Kaidah Kebahasaan dan Penalaran
11. Kalimat yang paling efektif adalah ….
A. Para siswa-siswa diminta untuk agar segera mengumpulkan tugas.
B. Siswa diminta agar supaya mengumpulkan tugas dengan segera.
C. Siswa diminta segera mengumpulkan tugas.
D. Kepada para siswa diminta untuk segera mengumpulkan tugas-tugasnya semua.
E. Para siswa diminta untuk mengumpulkan tugas agar supaya segera.
Jawaban: C
Pembahasan: Pilihan C tidak mengandung pemborosan kata maupun bentuk jamak ganda.
12. Perhatikan kalimat berikut!
Karena hujan turun dengan sangat deras sehingga pertandingan tersebut akhirnya ditunda.
Perbaikan paling tepat adalah ….
A. Karena hujan turun sangat deras, pertandingan tersebut akhirnya ditunda.
B. Karena hujan turun dengan sangat deras sehingga pertandingan ditunda akhirnya.
C. Hujan karena sangat deras sehingga pertandingan akhirnya ditunda.
D. Karena hujan sehingga pertandingan tersebut karena ditunda.
E. Hujan sangat deras karena pertandingan akhirnya sehingga ditunda.
Jawaban: A
13. Penulisan kalimat yang tepat adalah ….
A. Ayah membeli buku, pensil, dan penggaris.
B. Ayah membeli buku pensil dan, penggaris.
C. Ayah membeli, buku, pensil dan penggaris.
D. Ayah, membeli buku pensil dan penggaris.
E. Ayah membeli buku; pensil dan, penggaris.
Jawaban: A
14. Penulisan kata serapan yang baku terdapat pada pilihan ….
A. aktifitas
B. resiko
C. analisa
D. aktivitas
E. sistim
Jawaban: D
15. Kalimat yang memiliki hubungan sebab-akibat paling jelas adalah ….
A. Rina belajar di perpustakaan dan kakaknya membaca buku.
B. Hujan turun deras sehingga beberapa ruas jalan tergenang.
C. Dimas membeli buku tetapi Raka membeli pensil.
D. Mereka datang ketika acara berlangsung.
E. Ibu memasak sedangkan ayah membaca.
Jawaban: B
Teks untuk Soal Nomor 16–18
Perpustakaan sekolah mulai menyediakan koleksi digital yang dapat diakses melalui perangkat elektronik. Program tersebut membuat siswa memiliki pilihan yang lebih luas dalam memperoleh bahan bacaan. Buku cetak tetap tersedia, tetapi siswa dapat menggunakan koleksi digital ketika membutuhkan sumber yang dapat diakses secara lebih fleksibel.
Kehadiran koleksi digital bukan berarti buku cetak kehilangan fungsi. Sebagian pembaca tetap merasa lebih nyaman membaca melalui media cetak. Oleh karena itu, perpustakaan dapat mengembangkan kedua jenis koleksi secara berdampingan agar kebutuhan pembaca yang beragam tetap terpenuhi.
16. Sikap penulis terhadap buku digital dan buku cetak adalah ….
A. sepenuhnya mendukung buku digital
B. menolak keberadaan buku cetak
C. mendukung penggunaan keduanya secara seimbang
D. menganggap buku digital tidak bermanfaat
E. meminta sekolah menghapus perpustakaan
Jawaban: C
17. Simpulan tersirat yang dapat diperoleh adalah ….
A. setiap siswa harus memiliki perangkat mahal
B. perpustakaan perlu menyesuaikan layanan dengan kebutuhan pembacanya
C. buku cetak akan segera menghilang
D. koleksi digital hanya diperuntukkan bagi guru
E. perpustakaan tidak lagi membutuhkan buku
Jawaban: B
18. Fungsi kata “tetapi” pada paragraf pertama adalah ….
A. menunjukkan sebab
B. menunjukkan akibat
C. menyatakan pertentangan atau perbedaan gagasan
D. menyatakan tujuan
E. menunjukkan urutan waktu
Jawaban: C
19. Perhatikan argumen berikut!
“Seorang siswa mendapatkan nilai tinggi setelah belajar menggunakan video pembelajaran. Oleh karena itu, semua siswa pasti akan mendapatkan nilai tinggi jika belajar menggunakan video.”
Kelemahan penalaran tersebut adalah ….
A. menggunakan istilah ilmiah terlalu banyak
B. menarik kesimpulan umum hanya berdasarkan satu contoh
C. tidak mempunyai subjek
D. menggunakan kalimat yang terlalu pendek
E. tidak menggunakan kata baku
Jawaban: B
Pembahasan: Keberhasilan satu siswa tidak cukup menjadi dasar untuk menyimpulkan bahwa metode yang sama pasti memberikan hasil identik kepada semua siswa.
20. Perhatikan kalimat-kalimat berikut!
- Kebiasaan membaca perlu dibangun secara konsisten.
- Salah satu caranya adalah menyediakan waktu khusus untuk membaca setiap hari.
- Membaca memberikan banyak manfaat bagi pelajar.
- Dengan kebiasaan tersebut, kemampuan memahami informasi dapat berkembang.
Urutan yang paling tepat agar menjadi paragraf padu adalah ….
A. 1–3–4–2
B. 2–1–3–4
C. 3–1–2–4
D. 4–2–1–3
E. 3–4–2–1
Jawaban: C
Pembahasan: Kalimat 3 menjadi gagasan pembuka, dilanjutkan pentingnya membangun kebiasaan membaca (1), cara melakukannya (2), kemudian dampaknya (4).
Rekomendasi Platform Latihan TKA Bahasa Indonesia SMA
Selain mempelajari materi dan mengerjakan latihan soal secara mandiri, siswa juga dapat menggunakan platform belajar untuk memperbanyak variasi soal dan membiasakan diri menghadapi bentuk pertanyaan berbasis bacaan.
Beberapa platform yang dapat dipertimbangkan antara lain Pusmendik, UTBK.or.id, Fungsional.id, Ruangguru, dan Zenius.
1. Pusmendik
Pusmendik menjadi pilihan utama untuk memahami gambaran resmi TKA. Siswa dapat menjadikannya sebagai rujukan untuk mengenali kerangka asesmen, kompetensi yang diukur, serta contoh bentuk soal. Kerangka resmi TKA Bahasa Indonesia SMA sendiri menekankan pemahaman tekstual, inferensial, serta evaluasi dan apresiasi.
2. UTBK.or.id
UTBK.or.id dapat menjadi alternatif bagi siswa yang ingin memperbanyak latihan soal akademik dan membiasakan diri mengerjakan soal berbasis tes.
3. Fungsional.id
Fungsional.id dapat dipertimbangkan sebagai sarana tambahan untuk latihan soal dan simulasi. Penggunaannya dapat dikombinasikan dengan materi resmi sehingga siswa tidak hanya mempelajari konsep, tetapi juga terbiasa mengerjakan soal secara mandiri.
4. Ruangguru
Ruangguru dapat menjadi pilihan tambahan bagi siswa yang menyukai pembelajaran melalui materi, latihan, dan pembahasan yang terstruktur.
5. Zenius
Zenius juga dapat dijadikan alternatif untuk memperkuat pemahaman konsep dan kemampuan bernalar sebelum menghadapi soal-soal akademik.
Pada akhirnya, platform latihan sebaiknya digunakan sebagai pelengkap, bukan satu-satunya sumber belajar. Untuk memahami ruang lingkup TKA, siswa tetap perlu mengacu pada informasi dan kerangka asesmen resmi. Pusmendik menegaskan bahwa TKA mengukur kompetensi mata pelajaran sesuai kurikulum dengan soal yang tetap menekankan penalaran dan pemecahan masalah.
Penutup
Persiapan menghadapi TKA Bahasa Indonesia SMA 2026 tidak cukup dilakukan dengan menghafalkan aturan bahasa. Kemampuan memahami teks, menemukan ide pokok, menarik inferensi, membedakan fakta dan opini, menilai argumen, serta menggunakan kaidah bahasa secara tepat perlu terus dilatih.
Dengan mengerjakan 20 prediksi soal TKA Bahasa Indonesia SMA 2026 di atas, siswa dapat mulai mengenali bagian yang sudah dikuasai dan materi yang masih membutuhkan latihan. Perbanyak membaca berbagai jenis teks dan biasakan memahami alasan di balik setiap jawaban agar kemampuan membaca kritis dan penalaran semakin terasah.



