11-December-2017

Pengajian Keluarga MAN 1 Yogyakarta:Memaknai Uswah Hasanah

Yogyakarta (MAN 1 YK)-Tatkala semangat Umat Islam dan daya juangnya menurun, serta mengalami keterpurukan. Tampilah  salah satu tokoh Islam Sholahuddin Al-Ayubi berupaya untuk membangkitkan lagi daya juang mereka untuk membela Islam, yakni dengan menggelar maulid Nabi(12 Rabiul Awwal). Dengan peringatan itu, semangat perjuangan umat Islam waktu kala itu tumbuh lagi.

Hal tersebut mengemuka dalam acara pengajian Keluarga MAN 1 Yogyakarta, Ahad(3/12), di Malangan, Giwangan, Umbulharjo, Bantul Yogyakarta. kegiatan rutin dua bulanan ini, diikuti seluruh guru dan pegawai, serta keluarga, dengan menghadirkan seorang mubaligh H.Masyhuri Syuhadi.

Kepala MAN 1 Yogyakarta Drs.Wiranto Prasetyahadi, M.Pd. mengatakan, kalaulah tugas pokok yang telah laksanakan setiap pegawai dan guru kemudian dibalas dengan imbalan gaji. “Kita kawatir, kelak di akhirat kita tidak mendapatkan apa-apa, karena semuanya amalan sudah dibalas di dunia(gaji-red),”ungkapnya. 

Kerena itu lanjut Wiranto, kegiatan seperti ini, semata-mata untuk menyambung tali silaturrahim yang merupakan bekal akhirat.  Ia mengajak untuk mensyukuri nikmat Allah yang telah diberikan dengan memperbanyak amalan ibadah.

Sementara itu mubaligh H.Masyhuri Syuhadi setelah menerangkan latar belakang peringatan maulid Nabi hingga kini dilestarikan oleh sebagian umat Islam. Kemudian ia juga mengajak jama’ah pengajian untuk memikirkan metode dakwah salah tokoh Wali Songo, yakni Sunan Kalijaga. Tuturnya, Sunan Kalijaga sangatlah piawai dalam berdakwah yang menggunakan budaya. Diantara peninggalannya adalah Perayaan Sekaten di Masjid Gede Yogyakarta, yang berasal dari kata Syahadatain.

Terang Masyhuri, peringatan maulid nabi membawa pesan penting. “laqad kaana lakum fii rasulillaahi uswatun hasanah, limangkaana yarjuullaaha wal yaumal aakhir wa dzakarallaaha katsiiran(Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap rahmat Allah dan kedatangan hari kiamat dan Dia banyak menyebut Allah.),”ucapnya membaca QS.al-Ahzab ayat 21.

Menurutnya, uswah hasanah(contoh yang baik) mempunyai dua makna.  Pertama, umudiyan  yaitu contoh dan keteladanan Rasulullah dalam beribadah ‘hablum minallah’, seperti dalam sholat berjama’ah.  Kedua, ufuqiyan yaitu apa yang dicontohkan Rasulullah dalam ‘hablum minannas’ terkait dengan hubungannya dengan manusia, seperti bagaimana cara mengajar, bagaimana cara bermasyarakat, hingga Rasulullah diberi gelar oleh kaumnya sebagai al-amin(orang yang dipercaya.


tags
Pengajian   Keluarga   MAN   1   Yogyakarta:Memaknai   Uswah   Hasanah   

Berita
MAN 1 Yogyakarta Konsisten Kuatkan Moderasi Beragama
29-October-2020

MAN 1 Yogyakarta Konsisten Kuatkan Moderasi Beragama

Al-Hakim Scholarship Beri Support Penghafal Al-Quran
29-October-2020

Al-Hakim Scholarship Beri Support Penghafal Al-Quran

MAN 1 Yogyakarta Mewisuda Penghafal Al-Quran
29-October-2020

MAN 1 Yogyakarta Mewisuda Penghafal Al-Quran

Sampaikan Aspirasi Siswa, MPS MAN 1 Yogya Adakan Sarasehan Daring
29-October-2020

Sampaikan Aspirasi Siswa, MPS MAN 1 Yogya Adakan Sarasehan Daring

Peringati HSN, MAN 1 Yogya Gelar Mujahadah dan Hadirkan Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri
22-October-2020

Peringati HSN, MAN 1 Yogya Gelar Mujahadah dan Hadirkan Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri