04-January-2018

RAT KPRI MAN 1 Yogyakarta:”Mampu Bertahan Dalam Kondisi Ekonomi Yang Buruk”

Sleman(MAN 1 YK)-Di saat ekonomi Indonesia dalam kondisi terpuruk, Koperasi masih bisa bangkit dan mandiri menghadapi kesulitan ekonomi. Untuk itulah, koperasi yang dirintis setelah Indonesia merdeka sejak tahun 1947 itu, hingga kini masih dilestarikan dan dikembangkan.

Seperti Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI)di MAN 1 Yogyakarta. KPRI ini tetap eksis, kebermanfaatanya sangat dirasakan oleh para anggota dan masyarakat, bahkan koperasi ini selalu tepat waktu dalam melaksanakan Rapat Anggota Tahunan(RAT) secara rutin. Seperti RAT yang diselenggarakan, Rabu(3/1), di Bali Ndeso Kampung Flory, Tlogoadi, Mlati, Kabupaten Sleman, Yogyakarta.

Selain seluruh pengurus dan anggota koperasi, hadir pula pada RAT ini, Dewan Koperasi Daerah(Dekopinda) Yogyakarta Iskandar, Pusat Koperasi Republik Indonesia(PKPRI) Soeyatno,  dan Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Tenaga Kerja dan Transmigrasi(DINKOPUKMNAKERTRAS) Yogyakarta Sigit Dwinanto.

Kepala MAN 1 Yogyakarta Drs.H.Wiranto Prasetyahadi, M.Pd. dalam sambutannya berharap, agar koperasi terus berlangsung dan kebermanfaatanya dapat dirasakan. “Terus langgeng, siapa tahu koperasi ini, tidak hanya melayani simpan pinjam, tetapi meningkat pada pelaksanaan haji dan umroh,”ujarnya.

Sementara itu Dekopinda Yogyakarta Iskandar menyampaikan, koperasi itu dianggap sehat kalau memenuhi beberapa kreteria, yakni adanya sumber daya yang mumpuni, kewajiban, keanggotaan, transaksi dan kejadian, perubahan yang ada, sumber penggunaan dana.  “Dari kreteria tersebut, KPRI MAN 1 Yogyakarta telah memenuhinya,”ungkapnya.

Lebih dari itu, lanjut Iskandar KPRI madrasah ini telah mampu menjadi contoh bagi koperasi-koperasi di Yogyakarta. Pasalnya, koperasi ini telah selalu tepat waktu dalam mengadakan Rapat Anggota Tahun dan laporan. Lantas ia mengajak untuk memekikan jargon koperasi. “Koperasi jaya,”pekiknya. “Mansa jaya,”jawab para anggota RAT, disertai tepuk tangan meriah.

Senada dengan itu PKPRI Soeyatno mengatakan, dalam kondisi ekonomi yang sulit, KPRI madrasah ini mampu survive. Bahkan lanjutnya, mampu memberi kesejahteraan anggotanya.

RAT yang diselenggarakan usai peringatan Hari Amal Bakti  ke-72 Kemenag itu berlangsung lancar dan meriah, dan berakhir pukul 12.00 WIB. Kemudian setelah sholat Dzuhur, dilanjutkan dengan rapat Badang Usaha Kesejahteraan Pegawai(BUKP) MAN 1 Yogyakarta hingga pukul 14.00 WIB. (dzl)

  


tags
RAT   KPRI   MAN   1   Yogyakarta:”Mampu   Bertahan   dalam   Kondisi   Ekonomi   yang   Buruk”     

Berita
Siswa MAN 1 Yogya Berkunjung di PT. PAL Indonesia
11-November-2019

Siswa MAN 1 Yogya Berkunjung di PT. PAL Indonesia

Siswa MAN 1 Yogya Lakukan Kunjungan di Komando Armada II Surabaya
11-November-2019

Siswa MAN 1 Yogya Lakukan Kunjungan di Komando Armada II Surabaya

Rombongan Studi Riset  Siswa MAN 1 Yogya Jamaah Sholat Subuh di Masjid Namira
11-November-2019

Rombongan Studi Riset Siswa MAN 1 Yogya Jamaah Sholat Subuh di Masjid Namira

 Film Dokumenter Siswa MAN 1 Yogya Raih Nominasi Terbaik Youth Sineas Award
11-November-2019

Film Dokumenter Siswa MAN 1 Yogya Raih Nominasi Terbaik Youth Sineas Award

Siswa MAPK MAN 1 Yogya Ikuti Kuliah Umum Dr. Umar Kalash  asal Lebanon
04-November-2019

Siswa MAPK MAN 1 Yogya Ikuti Kuliah Umum Dr. Umar Kalash asal Lebanon