26-February-2014

Diklatsar Pecinta Alam MAN Yogyakarta 1 Ke XII

 

Diklatsar merupakan kepanjangan dari pendidikan dan latihan dasar yang diadakan oleh organisasi PA (Pecinta Alam) MAN Yogyakarta 1 setiap tahunnya untuk pelantikan anggota baru Pecinta Alam MAN Yogyakarta 1. Diklatsar tahun ajaran ini diadakan di hutan wanagama, Wonosari pada tanggal 23-26 desember 2011. Peserta yang mengikuti diklatsar XII berjumlah 24 orang, jumlah tersebut merupakan jumlah terbanyak dalam sejarah Pecinta Alam MAN Yogyakarta 1. Diklatsar diadakan guna melatih mental dan fisik peserta di alam bebas dan mampu bertahan hidup di alam.
Kegiatan selama diklatsar salah satunya berupa pemberian materi yang disampaikan oleh alumni KPGR LG yang sudah berpengalaman. Setelah pemberian materi, peserta mempraktikkan materi yang telah diberikan. Misalnya Navigasi Peta, peserta dikasih alat-alat navigasi peta berupa kompas, peta kontur dan penggaris protaktor untuk mencari letak lokasi yang ditentukan oleh pembina. 
Diklatsar sangat penting bagi peserta yang mau masuk organisasi Pecinta Alam MAN Yogyakarta 1, karena kalau belum mengikuti diklatsar berarti belum sah menjadi anggota Pecinta alam MAN Yogyakarta 1.


Pengirim : Kholilur Rohman


 


tags
  

Berita
Sambut Akreditasi Madrasah Tahun 2018, MAN 1 Yogyakarta Selenggarakan Workshop untuk Guru
15-January-2018

Sambut Akreditasi Madrasah Tahun 2018, MAN 1 Yogyakarta Selenggarakan Workshop untuk Guru

Deklarasi Anti Radikalisme di MAN 1 Yogyakarta, Buktikan Islam Rahmatan Lil ‘Alamin
15-January-2018

Deklarasi Anti Radikalisme di MAN 1 Yogyakarta, Buktikan Islam Rahmatan Lil ‘Alamin

Kunjungan FKM Jakarta di MAN 1 Yogyakarta:Semangat Untuk Terus Menerus Belajar
12-January-2018

Kunjungan FKM Jakarta di MAN 1 Yogyakarta:Semangat Untuk Terus Menerus Belajar

Pengajian di MAN 1 Yogyakarta: Mengenali Teman
09-January-2018

Pengajian di MAN 1 Yogyakarta: Mengenali Teman

RAT KPRI MAN 1 Yogyakarta:”Mampu Bertahan dalam Kondisi Ekonomi yang Buruk”
04-January-2018

RAT KPRI MAN 1 Yogyakarta:”Mampu Bertahan dalam Kondisi Ekonomi yang Buruk”