26-February-2014

BBM Naik, Rakyat Menderita?

 

Banyak orang-orang jenius berpendapat, bahwa pada abad ke 18 dan 19 merupakan zaman penemuan yang sangat luar biasa gemilangnya, yang kemudian melahirkan berbagai macam teknologi. Namun, di abad ke 20 ini, banyak terjadi penyalahgunaan teknologi oleh manusia. Semua orangpun berlomba-lomba untuk menggunakan teknologi terbaru tanpa menyadari bahwa aksi mereka tersebut perlahan-lahan akan melukai bumi tercinta. Ya, bumi tempat hidup kita ini. Tidak banyak orang yang bisa berbuat, kecuali mengeluh dan menyalahkan sana-sini. Lalu, akankah kita kehilangan satu abad ini? Mungkin saja, jika tidak ada penanganan khusus dalam bidang ini. Sebagai contohnya, negara tercinta kita ini, Negara Indonesia. Saat pemerintah mengusulkan tentang kenaikan BBM (Bahan Bakar Minyak) terutama untuk kendaraan bermotor, masyarakat sudah menunjukkan tanda-tanda penolakan secara langsung. Bahkan demo oleh para mahasiswa pun ditemukan ditama-mana. “Bagaimana nasib rakyat?” tanya seseorang diantara mereka. Mungkin mereka hanya berpikir singkat tentang keadaan yang akan datang. Hanya memikirkan nasib rakyat kecil yang tinggal dipesisir sungai, daerah pinggiran kota, ataupun di lahan sempit lainnya yang berupa pemukiman kumuh. Paham saling menyalahkan pun terjadi. Rakyat menyalahkan pemerintah yang hanya memikirkan kehidupannya sendiri, sedangkan pemerintah juga menyalahkan rakyat yang sebagian besar dari mereka berupa masyarakat miskin yang tidak lulus SD. Di era globalisasi ini, kendaraan motor di indonesia sudah mencapai kurang lebih 50.824.128 unit pada tahun 2010. Coba kita berpikir secara etis, jika pemerintah tidak menaikan BBM, bagaimana nasib Negara Indonesia ditahun-tahun selanjutnya? Kita sebagai masyarakat kecil hanya dapat berharap, semoga saja usaha pemerintah dapat memakmurkan rakyat Indonesia.



Pengirim : mayya pradipta

 


tags
  

Berita
Sambut Akreditasi Madrasah Tahun 2018, MAN 1 Yogyakarta Selenggarakan Workshop untuk Guru
15-January-2018

Sambut Akreditasi Madrasah Tahun 2018, MAN 1 Yogyakarta Selenggarakan Workshop untuk Guru

Deklarasi Anti Radikalisme di MAN 1 Yogyakarta, Buktikan Islam Rahmatan Lil ‘Alamin
15-January-2018

Deklarasi Anti Radikalisme di MAN 1 Yogyakarta, Buktikan Islam Rahmatan Lil ‘Alamin

Kunjungan FKM Jakarta di MAN 1 Yogyakarta:Semangat Untuk Terus Menerus Belajar
12-January-2018

Kunjungan FKM Jakarta di MAN 1 Yogyakarta:Semangat Untuk Terus Menerus Belajar

Pengajian di MAN 1 Yogyakarta: Mengenali Teman
09-January-2018

Pengajian di MAN 1 Yogyakarta: Mengenali Teman

RAT KPRI MAN 1 Yogyakarta:”Mampu Bertahan dalam Kondisi Ekonomi yang Buruk”
04-January-2018

RAT KPRI MAN 1 Yogyakarta:”Mampu Bertahan dalam Kondisi Ekonomi yang Buruk”